Saturday, July 28, 2012

Coretan kecil untuk orang tuaku

Saya merindukan kedua atau mungkin keempat orang tuaku. Sebenarnya lebih dari hanya mereka, banyak orang. Dan entah kenapa aku jadi tidak bisa berpikir tentang apapun akhir-akhir ini. Aku pengen pulang, aku masih anak kecil yang manja yang tidak bisa jauh dari orang tua. Yang masih menangis ketika disalahkan, yang masih ingin dimengerti dengan segala kekanakanku. Ah andai ada orang yang mengerti aku. Ah orang tuaku sebenarnya pasti tahu, mungkin mereka sekarang tidak enak hati menghubungiku. Aku antara peresaan rindu dan bersalah, membuat aku bahkan tertutup dari mereka. Aku rindu segelas teh manis hangat yang biasa dibuat oleh ibuku untukku. Apalagi bulan puasa seperti sekarang, kolak pisang yang memang sudah menjadi menu wajib untukku. Ah, aku memang benar-benar masih anak kecil.

Maafkan atas segala kesalahanku. Aku yang durhaka, yang tida dapat membahagiakan orang tua. Aku ingin berbicara, namun air mata ini selalu sudah terburai. Ah andai mereka tahu blog aku dan membaca ini semua. Dua minggu lalu ketika pengumuman blog detik tentang halal, aku menjadi salah satu pemenang. Souvenir yah hanya souvenir. Dan yang kutebak apa isinya ternyata benar. Susu. Susu. Dan susu. Susu bubuk, susu kental manis, susu UHT dan susu sterilisasi ukuran kecil. Dan begitu paket itu sampai di tanganku aku hanya terbayang untuk membawanya pulang untuk kedua orang tuaku. Yah walaupun akhirnya sebagian aku bagikan ke teman-teman yang menolongku akhir-akhir ini dan sebagian aku minum, aku hanya berpikir membawa sisa yang masih lebih banyak itu untuk kedua orang tuaku. Puasa begini mereka pasti minum susu waktu sahur. Ah membayangkan ini semua aku jadi makin bingung.

Ditambah lagi aku galau tentang ingin pulang atau tidak. Banyak yang menawariku tempat untuk tinggal kalau memang aku memutuskan untuk tidak pulang. Namun semakin aku memikirkan itu, aku semakin ingin pulang. Ah tapi tetap saja aku tidak tahu harus bagaimana menghadapi kedua orang tuaku. Terbayang kalau mereka tidak ada aku di hari idul fitri, ah terbalik. Bagaimana aku tanpa mereka saat idul fitri. Bagaimana aku minta maaf atas segala kesalahanku. Aku ingin berpikir bahwa bagaimanapun mereka akan menerimaku, tapiiiiiiiii.

Ya Allah kuatkan aku. Kuatkan kedua orang tuaku. Berikan mereka kesehatan. Karena hanya kepadaMu aku bisa menyerahkan segalanya. Hanya kepadaMu aku bisa memohon apapun. Tuhan berikan mereka umur yang berkah dan bahagia selamanya. Ah aku sudah tidak kuat menahan air mataku. Hanya untuk seperti ini, aku sudah tidak dapat berbuat apa-apa. Tuhan maafkan aku. Jagalah mereka selalu. Amien.

No comments:

Post a Comment

any comment?