Saturday, August 11, 2012

Galau, Sesi Mudik

Yah, saya galau sekarang. Kangen ortu tentu aja, tapi lebih ke nggak tega membiarkan ortu berdua di rumah. Lebaran, saya yakin kampung saya akan sangat ramai. Dan saya tak tahu bagaimana orang tua saya akan menjelaskan ke tetangga jika saya tidak pulang.

Namun saya sendiri dag-dig-dug dengan kepulangan saya kali ini. Alasannya karena tahun ini seperti tahun yang vakum dalam hidup saya. Tidak bergerak, atau bahkan mundur. Ah saya bingung bagaimana menjelaskan, cukup saya yang merasakan. Bingung harus berkata apa ke kerabat semua, terutama orang tua saya.

Hah masalah bagaimana saya pulang untuk mudik kali ini. Saya memang tidak secara fokus menyiapkan kepulangan, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dulu saya pasti sudah mengorganisir mudik bareng teman-teman dari kampung halaman. Tapi tahun ini, saya bahkan tidak tahu apakah organisasi daerah saya ini ada agenda atau tidak.

Home sweet home (gambarnya burem, maklum diambil pake hape jadul)

Memesan bis untuk mudik memang berbeda dengan pulang pada hari biasa. Harus berebut dengan penumpang lain. Ada tawaran dari kerabat di rumah yang memang pengusaha jasa travel untuk dijemput, namun saya masih belum memberi jawaban karena memang rasanya sangat malas untuk pulang ke kampung halaman. Namun tahun ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya agen tiket tidak menerima pemesanan sebelum harga tiket menjelang lebaran sudah ditentukan, tapi sekarang bahkan saya sudah kehabisan tiket. Menghubungi beberapa agen, hasilnya sama saja. Sold out.

Keputusan terakhir yang dapat saya ambil tentu menerima tawaran untuk dijemput kerabat. Namun tetap saja saya masih tidak tahu harus bersikap bagaimana menghadapi orang tua dan kerabat saya nanti.

Ah, selamat mudik. Semoga bulan Ramadhan memberikan banyak hidayah bagi semua. Yah semoga Idul Fitri memberikan kemenangan untuk semua. Dan untuk saya, semoga memberikan sebuah kehidupan baru yang penuh dengan semangat. Ya Allah berilah selalu hambaMu ini petunjuk untuk terus berjuang mendapat ridhoMu. Amien.

No comments:

Post a Comment

any comment?