Tuesday, May 29, 2012

Enaknya Nge-fly di Kamar Kosan

Baca judulnya kayak ada kesan gimana gitu yah, padahal cuma pengen curhat tentang sesuatu yang kejadian pada diriku. Weits ini bukan tentang aku yang nge-fly gara-gara ngonsumsi sabu ya, suer deh aku nggak kenal ma yang begituan. Fly yang aku alamin bukannya bikin rileks kayak  orang-orang yang pada nyabu, tapi malah bikin pusing sampai pengen pingsan.

Ceritanya dulu di kamar kosan aku tuh lagi banyak nyamuk, maklum kamar aku tuh kepisah dari kamar-kamar yang lain. Kamarku ada di luar rumah, cuma dengan kamar mandi dalem jadinya kayak rumah kecil gitu. Nah karena menghadap langsung ke halaman, otommatis jadi banyaks serangga yang suka nebeng tidur di kamarku deh.

Waktu itu lagi jalan-jalan berdua ma temenku ke ********yah semacam ****mart dan ****mart itu lah. Nggak niat belanja sih, cuma bawa duit 5000 doank. Terus liat obat nyamuk bentuk kertas, waktu itu masih baru keluar. Murah dan lagi bete-betenya ma nyamuk akhirnya kita beli deh.


Malemnya pas mau tidur biasa tuh nyamuk-nyamuk langsung nyamper ke kamar, diluar dingin kali ya makanya pada nebeng. Aku buka lah itu kemasannya, ambil satu terus dilipet and bakar. Beberapa saat kemudian aroma obat nyamuk itu langsung menyeruak di seluruh penjuru kamar. Dan aku bener-bener bisa ngelihat beberapa ekor nyamuk jatuh ke lantai. Secara lantai kamar tuh keramik putih, kelihatan tuh jadi kayak tempat mutilasi nyamuk. Manjur juga tuh obat nyamuk, batin aku.

Tapi beberapa saat lebih lanjut kepalaku tuh jadi puyeng, mata udah nggak fokus banget. Karena penasaran aku lihat kemasanobat nyamuk lebih lanjut. Efektif selama 8 jam pada ukuran ruangan 30m2. Busyet dah, kamar aku tuh 3*3,5an deh kayaknya, dan lagi aku tuh nggak tahan ma bau begini-beginian. Alhasil mabuklah aku malem itu. Karena udah malem juga untuk pindah ke kamar lain, yaudah aku menikmati aja aroma dahsyat itu.

Yup, gue keracunan obat nyamuk. Salah siapa? Yayaya, tentu saja aku harus mengakui kalo itu salah aku. Pelajarannya, kalau mau pake sesuatu itu harus tahu dulu cara penggunaannya. Harus dilihat dulu cara dan terutama dosisnya. Walaupun murah kan sayang juga tuh kalo dibuang, akhirnya aku gunting aja masih-masing menjadi empat bagian. Yah kalo awalnya 12 lembar masih sisa 11 lembar tuh muat nggak nyampe dua minggu, sekarang aku bisa  pake buat 6 minggu. Hihihi, dan pelajarannya lagi kalo abis ngasih obat nyamuk tuh kita jangan di ruangan itu dulu. Tunggu beberapa saat sampai konsentrasi (beuh bahasanya) udara nya agak normal lagi.

Nenek dan Kue Mendut

Tulisan ini bukan penjelasan, justru karena rasa penasaran aku terhadap sesuatu di kampung halaman.

Bulan Januari, di angkot jalur 4. Aku dan ibuku bersama dengan seorang nenek. Pedagang mendut di alun-alun Magelang. Sebuahnya 300 rupiah. Ukurannya lumayan besar dan masih hangat di sore hari itu. Ternyata ia biasa berjualan, aku tidak sempat bertanya banyak karena ia sudah turun duluan. Entah ia membawa berapa buah bungkus dalam wadah bambunya. Terpikir berapa modal yang nenek itu keluarkan, belum lagi tenaga dan waktunya. Apakah ia balik modal. Seorang nenek tua, berjualan di malam hari.

Sesampainya di rumah aku membahasnya dengan kedua orang tuaku sambil menikmati mendut yang masih hangat meski sudah beberapa lama. Bapakku hanya berkata, yah itulah pilihan orang.  Mungkin nenek itu hanya bisa membuat mendut atau apalah. Ya semuanya itu pilihan hidup. Dan aku belum sempat mengunjunginya lagi, semoga suatu saat nanti aku diberi kesempatan bertemu dan mencicipi lagi kue mendutnya. Aku hanya bisa berdoa semoga beliau selalu sehat, dan dagangannya selalu laku serta diberikan kecukupan.


Kehidupan kecil di Kota kecil

Tiba-tiba merindukan beberapa orang di kampung halaman. Lagi-lagi curhatan random.

Mbak Anna, seorang pengusaha travel bersama suaminya Mas Yudi. Aku baru mengenalnya sekitar bulan Februari lalu dan banyak sekali curhatan yang ia bagi. Agak bosan juga dengan nasehatnya untuk fokus demi masa depan, tapi setidaknya ia selalu berbagi banyak cerita padaku. Tentang keputusannya menjadi pengusaha travel dibandingkan bekerja untuk orang lain. Dan ketika sepupunya Rio yang mulai bekerja di sebuah bank, tentang penasarannya ia kaan sepupunya itu akan bertahan dibawah kepeminpinanan orang.

Pak Sugeng, tukang becak yang entah kenapa begitu sering melucu tentang apa saja. Ia yang tidak mau menarik becak untuk penumpang, dan hanya mengantarkan paket-paket besar keliling kota Magelang. Yang tak mengeluh meski ia dari salah alamat sampaii benar-benar mengintari kota dari tengah ke selatan kembali ke utara dengan bawaan penuh dan gaji lima ribu perak. Yang meski rantai motor bututnya patah ia mengambil rantai patah yang lain dari bengkel untuk mengganti rantai motornya. Masih mau menguras WC dan mencuci mobil travel yang lalu lalang di terminal. Ah kehidupan dia yang jauh dari keluarganya, namun ia masih terus saja tertawa.

Mbah Ponirah dan Mak Santi yang sering meminta-minta di terminal. Cerita lucu Mbah Ponirah yang kepergok saat meminta-minta. Orang yang dia minta siang itu ternyata satu angkot dengannya waktu berangkat tadi. Yah Mbah Ponirah yang biasa memakai perhiasan lengkap dan mencopotnya waktu objekan. Atau mungkin Mak Santi yang selalu membeli banyak oleh-oleh untuk anak dan cucunya dirumah. Yah, peminta yang bahkan di rumahnya ia mencuci dengan mesin cuci. Hmmm mungkin aku harus sangat-sangat iri ya dimana keluargaku pun mencuci dengan tangan. Hihihi, tapi begitulah kehidupan. Sedikit random sepertinya.

Kehidupan Jalanan di Kota (BESAR kecil)

Lagi-lagi sebuah tulisan random, hal yang berlalu lalang di otakku.

Yah sebuah kota besar. Dan Magelang mungkin hanya kota kecil (tapi sudah ada mall ya, jangan salah). Kehidupan di kota memang keras sepertinya. Aku yang dirumah biasa mengobrol dengan supir-supir angkot yang entah bagaimana ceritanya aku bisa akrab dan mereka pun bisa bercerita panjang denganku. Sementara di kota besar ini, boro-boro mereka curhat untuk sekedar mengatakan hari ini sepi penumpang. Yang ada supir-supir itu berteriak-teriak, menyalahkan mobil lain yang menyalip atau apa saja yang dapat mereka umpat.

Enam tahun, jaman aku masih sekolah SMP SMA, yang tiap hari aku naik angkot. Ngetem, yah selalu di terminal menanti penumpang penuh. Dan orang-orang lain akan mengeluh lamaaa atau panas. Aku memilih mengobrol dengan makelar terminal, disela ia yang selalu dimarahi penumpang. Atau aku memilih diam membaca koran yang kupinjam dari Mas Kelik, salah satu supir yang sudah terbiasa dengan kebiasaanku itu. Dan biasanya aku akan mengisi sudoku sampai penuh, hihihi sebuah cerita kecil.

Sandal dan pelajaran bagiku

baru tau yang namanya sandal elizabeth
Aku sedang tidak enak hati, yah biarkan aku sedikit curhat di blog ini karena facebook dan twitter sudah bukan tempat yang asyik untuk berbagi. Aku ingin bercerita random, setidaknya apa yang dipikiranku bisa keluar.

Aku sedang dilanda rindu akan sebuah kehidupan yang entah kenapa begitu lekat tak lekang dari harapku. Aku ingat ketika aku naik kelas dan meminta sepatu ke Kakekku, pengen sepatu baru yang agak bagusan. Yang ada aku diomeli, buat apa sepatu bagus kalo toh diinjek-injek juga. Hahaha, dan ibuku akan menambahkan sepatu mau harganya ratusan ribu atau berapapun itu emang tempatnya dibawah. Tapi peci yang harganya nggak nyampe sepuluh ribu juga dipakainya tetap aja di kepala. Aku tidak ingin menilai segala sesuatu dari harganya tapi nilainya.

ini yang namanya daimatu
Aku nggak pernah berpikir untuk memakai hal-hal yang aneh-aneh yang dihargai dengan uang, yah karena keluargaku bukan keluarga yang banyak uang. Selama segala sesuatu cukup dan yang paling penting adalah bersyukur. Entah mungkin orang menginginkan sandal elizabeth yang harganya jutaan itu, ah apa pula itu aku tak tahu. Aku cukup dengan sendal swallow atau mungkin daimatu jaman jadul itu. Dan hal kecil itu membentuk diriku yang tidak mudah kepengen terhadap sesuatu. Yah payah juga sih karena aku jadi orang yang serba pasrah, nggak ada hubungannya ma orang Jawa ya. Setidaknya itu membentuk diriku yang bersyukur dengan keadaanku.

Monday, May 28, 2012

Leessang - My Love (Romanization and English translation)

Romanization


Neo-ye-ge nan sarangija ttaeroneun apeun gashida buranhan hwahkshinkwah wehroun sangshil-kam keu modeun geol kyeondimyeo saraon salmida
Na mollae dwiido-ra nun-mul samgida tteonaji motha-go ttotashi sarange kadhinda ni modeun saenggang ni modeun saeng-hwahl jungshimeun hangsang nae-ge majchwoit-da
Eoneusaenka tto nal wiihaeseoman beotkyeojineun neoye os hayan mom nal kamssa anneun neoye son budeureoun iptul keochin sum
Akgimeobshi nae momeul jibae-ha-go ttame jeonneun gipeun bamye chum sarangil ppun ni-ga wonhaneun geoseun naye sarangil ppun
Heomnanhan salmeseodo byeon-chi anh-neun hana dwehn kkum neo-ye-ge ba-eunda sarangeul neoro inhae cha-eunda i ma-eumeul
Ni ma-eumeun nae jalmot-dwehn saengga-geul kka-eunda taeyangboda tteugeoun shi-ganboda yeongwonhan ni sarangeun eonjena nareul ta-eunda


Bami gipeodo neoneun nae kkume sara sum shwiine (sara sum shwiine)
Salmi gipeodo neoneun nae pume neul hamkke hae (neul hamkke hae)
My love my love my love my love

Jeong-haejin gyuchik sesangye sunri geudaero saraon neoreul humchin naneun machi haengbokhan dodunnom
Nae shimjangeul pa-godeuneun neoye ppurin goppi pu-llin nareul cha-eu-go neoneun nae pume ankyeo it-da
Neoneun nae euma-geul sarang-handa neoneun nae sang-cheoreul sarang-handa hyungteonan nae deunge akgimeobshi sarangeul bareunda
Neoye mom ma-eumeun nal wiihae kkumyeojigo nae salmeun uriye miraereul wiihae keuryeojinda tteonaji mara
Nae-ga neulgeodo ttaeroneun heot-dwehn mome nae-ga neujeodo modeun ge muneojyeo beoryeo ttaeron gulmeodo byeonhal keon eopseuni
Nal beoriji mara nae-ge neon majimakkkaji mideul saram sewol heu-lleodo chigeumcheoreom nal bu-lleojwo
Keodji mothaedo dwiieseo nareul mi-reojwo eonjena sone jabhyeojwo nae bo-re immajchwojwo nae noraecheoreomman kkeu-teobshi gyeote isseojwo

Bami gipeodo neoneun nae kkume sara sum shwiine (sara sum shwiine)
Salmi gipeodo neoneun nae pume neul hamkke hae (neul hamkke hae)
My love my love my love my love
Neo-ye-ge sarangeul ba-eune modeun ge haengbo-khae (haengbo-khae) haengbo-khae (haengbo-khae)
Neon nae-ge sarangeul cha-eune modeun ge haengbo-khae (haengbo-khae) haengbo-khae (haengbo-khae)
Bami gipeodo neoneun nae kkume sara sum shwiine (sara sum shwiine)
Salmi gipeodo neoneun nae pume neul hamkke hae (neul hamkke hae)
My love my love my love my love

Friday, May 25, 2012

Cappuccino

Cappuccino merupakan sajian kopi khas Italia yang hampir mirip dengan latte namun kombinasinya berbeda. Terdiri dari sepertiga espresso, sepertiga susu, dan sepertiga busa susu. Elemen terpenting dalam membuat secangkir cappuccino adalah tekstur dan temperatur susu. Cappuccino mempunyai ciri khas adanya foam pada bagian permukaan. kopi ini adalah jenis yang paling sulit dihidangkan dengan benar. orang Italia hanya minum cappuccino pada pagi hari, sebelum jam sebelas.

Mochachino

Mocha memiliki komposisi yang sama dengan caffe latte dengan ditambhakan satu shot coklat. Resep ini ditemukan di Amerika, mocha jarang ditemui di Italia dan negara Eropa lainnya. Beberapa daerah di Eropa menggunakan istilah Moccacino yang berarti Caffee Latte dicampur coklat. Nama Mocha sendiri sebenarnya adalah sebuah nama varietas kopi dari daerah Mocha, Yaman. Meskipun dibuat tanpa campuran coklat, tapi kopi mocha asli Yaman seperti ada rasa coklat didalamnya.


Sebagian orang menyebut moka sebagai kopi coklat. Coklat yang dicampurkan dalam kopi ini memang banyak jenisnya. Beberapa moka menggunakan coklat yang mengandung coklat sirup, ada pula yang menggunakan coklat bubuk. Coklat yang digunakan dapat berupa coklat putih atau coklat hitam.

a. Flat White
Tipe kopi yang berasal dari Australia dan New Zealand. Disajikan dengan ditambahkan steamed milk / susu dari bagian bawah pitcher ke single atau double shot Espresso. Minuman ini agak mirip dengan latte.

b. Liquer coffee
Kopi yang ditambahkan sekitar 25ml liquor, disajikan di gelas / cup khusus liqueur coffee yang bening, dengan kopi dan bahan tambahan dipisahkan agar terlihat lebih enak. Liquor dicampurkan dengan gula dan dituangkan dahulu sebelum kopi (filter). Whipped cream / krim ditambahkan di atasnya.

Macam-macam liquer coffee: Baileys Irish Cream Coffee, Brandy Coffee (Kopi dengan brandy), Caffe Corretto (Espresso shot dengan shot Brandy, Grappa, atau Sambuca), Calypso Coffee (Kopi dengan Tia Maria atau Kahlua, dan Rum), English Coffee (Kopi dengan Gin), Irish Coffee (Kopi dengan whiskey), Irish Coffee klasik terdiri dari hot coffee yang dicampur dengan Irish whiskey, gula, dan double cream yang mengambang diatasnya. Dari beberapa kedai kopi yang pernah saya kunjungi, Irish whiskey biasanya diganti dengan Kahlua. Harga Irish Coffee cukup mahal, sekitar 30ribu keatas., Russian Coffee (Kopi dengan Vodka), Seville Coffee (Kopi dengan Contreau)

Caffe Latte

Latte berasal dari bahasa Itali yang artinya susu. Caffe latte gayay Amerika memiliki kombinasi 1/3 espresso dan 2/3 susu yang dihangatkan dengan uap air sehingga rasa susu lebih dominan. Latte dipopulerkan di daerah Amerika Utara, sementara di Eropa lebih dianggap sebagai minuman untuk anak belia. Jika kita ke kedai kopi Italia, caffe latte akan disajikan dnengan segelas susu. Caffè latte (untuk membedakan dengan susu murni), terdiri atas sepertiga espresso dan dua per tiga susu, ditambah sedikit foam setebal 5-10 mm di atasnya. minuman ini mungkin cukup disebut ‘kopi susu’ di Indonesia. Di Prancis, namanya café au lait, di Spanyol, namanya café con leche, dan di Portugal, namanya café com leite

Shot espresso dituangkan steamed milk namun busanya ditahan sampai gelas terisi sekitar 75% baru kemudian dituangkan busanya. Caffe Breve mirip seperti Caffe Late, tapi lebih terasa susunya karena dalam jenis ini, porsi kopi dan susu jumlahnya sama.

Espresso

Espresso berasal dari bahasa Italia untuk kopi. Espresso adalah kopi pekat yang memiliki konsentrasi dan rasa kopi yang kuat. Kopi murni ini disajikan tanpa campuran apapun dalam wadah kecil yang disebut shot. Satu gelas shot setara dengan 44 ml cairan. Komponen utama dari espresso adalah crema, yakni busa keemasan yang mengambang di permukaan kopi. Didalamnya terkandung minyak, protein dan gula. Shot espresso merupakan bahan dasar untuk penyajian kopi yang lain.


Untuk membuat espresso digunakan mesin brewing khusus. Biji kopi dimasak dalam mesin dengan air bertekanan sangat tinggi. Ekstrak kopi akan turut keluar bersama air dari lubang kecil pada bagian bawah mesin. Seluruh ampas kopi yang tertahan dalam mesin harus dibuang dan diganti yang baru untuk memasakan selanjutnya. Mesin brewing ini ditemukan oleh Luigi Bezzera dari Italia pada tahun 1901. Di Italia espresso dinikmati dalam takaran kecil setelah makan siang atau malam.

a. Lettecino, memiliki kandungan susu dua kali dari espressonya dan kadang ditambahkan pula dengan susu berbusa.

b. Ristretto merupakan espresso kental dimana jumlah konsentra kopinya jauh lebih tinggi dibandingkan espresso yang biasa. Pembuatannya dilakukan dnegan mencampurkan 1 ons kopi dengan ekstrak air kopi tersebut dalam satu cangkir berukuran kecil.

c. Cafe Romano, merupakan espresso yang disajikan dengan tambahan lemon

d. Fredo, espresso yang ditambahkan es saja

e. Machiato, espresso yang ditambahkan sedikit susu. Susu tersebut tidak diaduk bersama dnegan espresso melainkan diendapkan di bagian atas espressod sehingga terkesan melapisi permukaan espresso. Jumlah susu yang ditambahkan ini relatif sangat sedikit.

f. Long Black, terkenal di Australia sebagai espresso encer.yang dibuat dengan menuangkan espresso diatas air panas. Penambahan air panas terlebih dahulu dari pada espresso ini dimaksudkan untuk melindungi crema sehingga rasa dan aromanya tidak rusak. Hidangan ini banyak menggunakan kopi dari Etiopia dan Sumatra.

g. Cafe Americano berkebalikan dari long black dimana espresso diletakkan terlebih dahulu baru kemudian ditambahkan air pana.

h. Correto adalah espresso yang ditambahkan campuran Brandy, Cognag atau minuman keras yang lain.

i. Con Panna adalah espresso yang ditambahakn krim di bagian atasnya

Friday, May 18, 2012

Setup, simple beverages

setup sirsak
Do you like fruits? Are you boring with just fresh fruit. Try this, a simple beverage recipe. Setup, an old recipe that make your body and mind get set up. 300 grams any fruit like pinapple, just cut 175 grams sugar 800 ml water 1 bars of cinammon 3 cloves Pour sugar, cinnamons and cloves into the water. Boil for about 15 minutes and the water left just 700 ml. Turn off the fire, and add the fruit and stir well. You can drink it warm or put it in refrigerator to make it cold. Just enjoy it.